Slider

Info Nasional

Info Desa

Budaya

Info Birokrasi

Info Daerah

Budidaya

Wisata

» » Vocational Training BDC di Hadiri Sekda Kota Tasikmalaya


INDOEKSPRES.ONLINE. (KOTA TASIK) - Dengan mengusung tema" Peningkatan Kualitas Produk Unggulan KSM, Business Devepelotment Center Amanah Sukapura Kota Tasikmalaya, menggelar Vocational Training BDC, yang bertempat di gedung serbaguna Balekota Tasikmalaya ,Rabu (04/12/19).

Dalam kesempatan itu hadir Sekda Kota Tasikmalaya Drs.H.Ivan Dicksan, sekaligus menbuka kegiatan tersebut, dan diikuti kurang lebih sekitar 285 peserta dari berbagai bidang usaha kerajinan seperti medong, payung gelis, batik, bordir dan lain lain.

Dalam acara tersebut menghadirkan pembicara pengusaha muda asal Kota Tasikmalaya, Kang H.Yanto.Oce. selepas acara H.Yanto oce saat di tanya awak media mengatakan, kami dalam kegiatan ini memberikan motivasi, bagaimana cara meningkatkan daya saing dan daya beli bagi para pengusaha dan usahawan. Yang tidak kalah penting tadi kami sampaikan kepada para pelaku usaha, khususnya pengusaha muda, selain modal materi, dalam menjalankan aktivitas usaha, harus ditunjang pula dengan modal semangat, dan fokus. Jika kolaborasi ini berjalan dengan baik, InsyaAlloh apa yang sudah ditargetkan akan terealisasi,”ucapnya.

"Pentingnya peran para pelaku usaha dalam membangkitkan perekonomian dan menciptakan lapangan pekerjaan. Terutama pelaku usaha kecil yang perlu didorong agar dapat berkontribusi dalam usahanya di bidang masing-masing dan agar para pengusaha baru bisa menciptakan lapangan kerja sehingga bisa membantu pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran dan bisa meningkatkan kesejahteraan dalam membantu perekonomian keluarga,”katanya.

Di tempat yang sama Ketua BDC Amanah Sukapura Beng Haryono, mengatakan ini dalam rangka peningkatan kapasitas, juga evaluasi kelompok swadaya masyarakat (KSM) dibawah binaan BDC Amanah Sukapura. Ternyata hasilnya cukup bagus, ada beberapa rekan pelaku usaha, misal yang tadinya tidak bisa membuat kerangka usaha, kini sudah bisa, terjadi peningkatan yang cukup signifikan,”ujarnya.

Saat ini ada sekitar 285 KSM binaan, satu kelompok terdiri dari lima orang pengelola, untuk akses modal, kita kerjasama dengan kolega dan membuka jejaring baik dengan pengusaha, atau ada peluang dari pemerintah kita manfaatkan, yang penting relevan dengan program kita dan mudah mudahan pihak pemerintah bisa membantu program kami ini,”pungkasnya.

Jurnalis : Ariyanto
Penulis  : Andi

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply